A. LANDASAN TEORI
B. ALAT DAN BAHAN
1. Pengukus nasi (langseng) 1 buah
2. Panci atau baskom 1 buah
3. Tampah 1 buah
4. Cukil kayu 1 buah
5. Kipas 1 buah
6. Keler/daun pisang/plastik
7. Beras ketan hitam atau ketan putih
8. Ragi tape
C. PROSEDUR KERJA
6. Angkat beras ketan yang telah matang, lalu letakkan di atas tampah atau baskom, dinginkan dengan cara mengipasinya
catatan:
1. Banyaknya ragi yang digunakan disesuaikan dengan jumlah beras ketan. Bila terlalu banyak akan mempercepat proses fermentasi dan menyebabkan rasa tape menjadi pengar, bila terlalu sedikit dapat menyebabkan tape yang terbentuk tidak manis dan terasa keras
2. Takaran ragi yang tepat biasanya diperoleh berdasarkan pengalaman
3. Kualitas tape yang baik turut ditentukan oleh jenis ragi yang digunakan dan asal ragi tersebut
D. PERTANYAAN UNTUK DISKUSI
1. Apa fungsi perendaman selama 12 jam sebelum beras ketan dikukus?
2. Mengapa pemberian ragi harus dilakukan pada saat ketannya dingin?
3. Mengapa asal ragi dapat menentukan kualitas tape yang dihasilkan?
2 Tanggapan
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan sebuah tanggapan







cool…:D
thks.
Jawaban pertanyaan diskusi :
1. Fungsi perendaman adalah untuk menambah masa Ketan, supaya tidak terlalu keras, hal ini juga membantu proses pengukusan selanjutnya
2. Pemberian ragi di lakukan pada keadaan ketan dingin, supaya kerja ragi berjalan optimal, sebab jika di berikan pada saat ketan masih panas, bisa jadi raginya mati (bakteri)
3. tentu saja ini sangat berpengaruh, asal ragi sangat menentukan berhasil tidaknya pembuatan tape, karena ini adalah pengeraknya.
sekian komentar dangakal dari saya, mohon ma’af kalo opini saya keliru