Ringkasan Penelitian

DEGRADASI SENYAWA 2,4-DICHLOROPHENOXYACETIC ACID DALAM PESTISIDA SIDAMIN® SECARA FOTOLISIS

DENGAN PENAMBAHAN TiO2-ANATASE

Oleh : Abinul Hakim

( Di bawah bimbingan Dr. Safni, M.Eng dan Prof. Dr. Hamzar Suyani, M.Sc.)

Ringkasan

Kemajuan teknologi di bidang pertanian telah membuka peluang yang sangat luas bagi penggunaan pestisida. Akan tetapi penggunaan pestisida yang mengandung bahan aktif tertentu secara terus menerus dan tidak memperhatikan petunjuk serta saran penggunaannya dapat mengancam keselamatan lingkungan karena keberadaan residu dari bahan aktif pestisida yang tertinggal di dalam tanah dan di dalam air dapat berpotensi menghasilkan masalah lingkungan yang serius.

2,4-Dichlorophenoxyacetic Acid yang lebih dikenal dengan sebutan 2,4-D merupakan salah satu bahan aktif herbisida yang banyak digunakan oleh petani. 2,4-D adalah salah satu herbisida yang sudah cukup lama digunakan di Amerika Serikat dan dibuat selama perang dunia kedua dan menjadi sangat terkenal karena merupakan salah satu bahan dasar Agent Orange yang begitu kontroversial selama Perang Vietnam. Sekarang herbisida dengan bahan aktif 2,4-D sangat banyak beredar di pasaran.

Residu pemakaian pestisida, khususnya 2,4-D yang tidak terkontrol di lahan-lahan pertanian merupakan tekanan yang sangat berat bagi ekosistem lingkungan perairan pantai/laut. Dengan demikian dapat digolongkan sebagai bahan pencemar (polutan) sehingga perlu dipikirkan untuk menanggulangi residu yang berbahaya itu.

Pengolahan limbah secara konvensional telah dilakukan seperti dengan cara pengendapan dan penyerapan dengan karbon aktif atau diproses secara mikrobiologi. Akan tetapi pengolahan limbah dari residu pestisida secara konvensional kurang efektif. Salah satu alternatif dalam menjawab permasalahan tersebut adalah dengan proses oksidasi lanjut (AOPs; Advanced Oxydation Process), dimana fotokatalisis merupakan bagian dari proses tersebut . Penguraian senyawa organik seperti sisa pestisida pada lingkungan dengan penggunaan TiO2 sebagai fotokatalis menarik banyak minat peneliti karena metoda ini memiliki keunggulan antara lain mudah ditangani dan efisiensinya tinggi. Fotokatalisis merupakan suatu proses yang dibantu dengan adanya sinar Ultra Violet (UV) dan material katalis diketahui memiliki banyak keuntungan yang penting, faktanya sejumlah besar senyawa organik di dalam air dapat dioksidasi menjadi mineral yang komplit seperti CO2 dan H2O. Reaksinya relatif tinggi karena area luas permukaan fotokatalis yang digunakan besar. Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar efektifitas dan efisiensi fotolisis dengan penambahan TiO2-anatase dapat mendegradasi senyawa 2,4-D.

Metoda fotolisis ini menggunakan lampu UV 10 watt dengan panjang gelombang 365 nm. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa metoda fotolisis dapat mendegradasi senyawa 2,4-D dengan konsentrasi 20 mg/L sebanyak 12,05 % dengan waktu irradiasi selama 180 menit. Untuk senyawa 2,4-D pada konsentrasi yang sama, waktu irradiasi selama 120 menit dengan penambahan TiO2-anatase sebanyak 0,100 gram tanpa pengadukan terdegradasi sebanyak 80,12 %, dan dengan pengadukan sebanyak 95,42 %.

Untuk penelitian selanjutnya disarankan perlu dilakukan investigasi terhadap produk fotodegradasi sehingga mekanisme fotodegradasi dan absorpsi 2,4-Dichlorophenoxyacetic Acid menggunakan metoda fotolisis dengan penambahan TiO2-anatase benar-benar diketahui (misalnya dengan menggunakan HPLC) dan sebaiknya dalam penambahan TiO2–anatase sebagai katalis tidak dicampurkan ke dalam sampel karena penggunaan TiO2 serbuk dalam cairan berturbulensi tinggi tidak efisien karena dua hal. Pertama, serbuk yang telah terdispersi dalam air sangat sulit diregenerasi; kedua, bila campuran terlalu keruh maka radiasi UV tidak mampu mengaktifkan seluruh partikel fotokatalisis. Disarankan menggunakan lapisan tipis TiO2 pada permukaan gelas dengan teknik proses sol-gel.

(disampaikan pada seminar hasil tanggal 26 Mei 2008)

1 Komentar

  1. mana rumusan masalah, hipotesis, pengumpulan data, observasi, dan kesimpulannya?


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s