KISI-KISI UJIAN NASIONAL 2010

Bagi siswa-siswa, bapak/ibu guru dan rekan-rekan yang ingin mendownload kisi-kisi ujian nasional 2009-2010 dapat di download di blog ini. Semakin cepat Anda memahami kisi-kisi UN 2010, semakin banyak waktu untuk mempersiapkan jian nasional. Silahkan download sepuasnya.

Selamat men-download:

Kisi-kisi UASBN SD 2010
Kisi-kisi UN SMP SMA SMK 2010
Kisi-kisi UN 2009-2010 untuk Kejar Paket C
Kisi-kisi UN 2009-2010 untuk Kejar Paket A, B dan C

Persiapkan diri, ujian nasional makin dekat. Jangan lupa latih soal-soal yang sesuai dengan kisi-kisi di atas.

Bahan Ajar Kimia

Belajar Kimia Yuuuk !!!
Web Link Hits
Link Koloid Dalam Industri
Sistem koloid banyak digunakan pada kehidupan sehari-hari, terutama dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini disebabkan sifat karakteristik koloid yang penting, yaitu dapat digunakan untuk mencampur zat-zat yang tidak dapat saling melarutkan secara homo
31
Link Hidrolisis Air
Secara teknis, hidrolisis adalah sebuah reaksi dengan air. Reaksi inilah yang sebenarnya terjadi ketika ester dihirolisis dengan air atau dengan asam encer seperti asam hidroklorat encer. Hidrolisis ester dengan basa melibatkan reaksi dengan ion-i
26
Link Kesetimbangan Kimia
Reaksi Kesetimbangan Kimia adalah reaksi yang dapat balik atau dapat berjalan dua arah kembali ke zat awal begitu seterusnya.
9
Link benzena dan turunannya
BENZENA DAN TURUNANNYA 1. RUMUS STRUKTUR BENZENA MENURUT KEKULE Menurut Friedrich August Kekule, Jerman (1865), strukur Benzena dituliskan sebagai cincin dengan enam atom karbon yang mengandung tiga buah ikatan tunggal dan tiga buah ikatan rangkap
10
Link sistem periodik
Cara Penentuan Perioda Dan Golongan Suatu Unsur
22
Link Materi Kimia K-11 dan K-12 dari ChalkBored
Kimia k-11 dan k-12.Berisi materi terkait lembar kerja (worksheets), praktikum (labs), handouts, dan tayangan PowerPoint, ada materi pembelajaran, latihan dan jawabannya juga. dari situs yang berbeda.
13
Link Empat (4) Rumus Penting Untuk Sukses Mengerjakan Soal Termokimia
4 macam rumus utama yang bisa digunakan untuk menyelesaikan soal-soal termokimia, yaitu: 1. Q = m.c. ? T atau Q = C. ? T 2. ? H = ? (? H produk )- ? (? H reaktan) 3. ? H = ? E pemutusan – ? E ikatan 4. Rumus mencari entalpi reaksi dengan d
18
Link Soal Soal kimia SMA
SOAL UN, UJIAN NASIONAL, SPMB, SNMPTN TERLENGKAP DAN TERBARU
57
Link PRINSIP KERJA ELEMEN 2
Link link materi pembelajaran kimia dengan animasi
macam-macam pembelajaran materi kimia dalam berbagai situs
24
Link belajar Kima
Belajar Kimia Lewat internet
16
Link Kimia SMU Home Page
Home page ini berisi soal-soal kimia yang dimaksudkan sebagai latihan bagi siswa-siswa Sekolah Menengah Umum di Indonesia pada umumnya. Semoga dengan soal-soal ini kegiatan belajar anda dalam ilmu kimia menjadi lebih terpacu.
4
Link Hidrolisis
Hidrolisis adalah terurainya garam dalam air yang menghasilkan asam atau basa.
28
Link Titrasi Asm Basa
Cara kerja Titrasi Asam Basa
13
Link Sifat Koligatif Larutan
Penurunan Titik Beku Larutan-Definisi dan Penyebabnya Kita tahu bahwa air murni membeku pada suhu 0oC, dengan adanya zat terlarut misalnya saja kita tambahkan gula ke dalam air tersebut maka titik beku larutan ini tidak akan sama dengan 0oC, melai
52
Link Pengertian Oksidasi dan Reduksi (Redoks) 24
Link Teori Asam basa
Teori Menurut beberapa ahli kimia Tentang pengertian asam basa
9
Link Perbezaan Antara Sel Elektrolisis/Sel Kimia 4
Link Titrasi Asam Basa
Titrasi merupakan suatu metoda untuk menentukan kadar suatu zat dengan menggunakan zat lain yang sudah dikethaui konsentrasinya. Titrasi biasanya dibedakan berdasarkan jenis reaksi yang terlibat di dalam proses titrasi, sebagai contoh bila melibatan
5
Link Indikator Asam Basa
Cara kerja indikator dengan menggunakan kertas Lakmus
4
Link STOIKIOMETRI LARUTAN
Stoikiometri dengan Hitungan Kimia Sederhana
14
Link Teori Asam Basa dan Garam
Semoga Materi ini bermanfaat buat adik-adiku
9
Link Termokimia
Termokimia terjadi setiap hari di lingkungan kita
47
Link stoikiometri
stoikiometri adalah ilmu tentang pengukuran perbandingan kuantitatif
11
Link Sistem koloid
Sistem koloid terjadi dalam berbagai proses
4
Link Larutan Penyangga
Manfaatkanlah situs Web ini untuk menambah ilmumu
11
Link Pergeseran Kesetimbangan
Situs ini mungkin akan sangat membantumu
1
Link Turunan alkana
Sekarang bagaimana memberi nama isomer butana itu ? Untuk itu marilah kita gunakan aturan tata nama yang diterbitkan IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry).
2
Link tabel periodik
tabel periodik adalah panduan penghitungan kimia.
11
Link SISTEM KOLOID
Definisi Dan Contoh Sistem Koloid Dalam Kehidupan Sehari-hari
9
Link laju reaksi
Beberapa faktor yang mempengaruhi kecepatan reaksi antara lain konsentrasi, sifat zat yang bereaksi, suhu dan katalisator.
8
Link ikatan kimia
ikatan kimia dan macam-macamnya.
11
Link ikatan kovalen
Ikatan kovalen adalah sejenis ikatan kimia yang dikarakterisasikan oleh pasangan elektron yang saling terbagi (kongsi elektron) di antara atom-atom yang berikatan
5
Link KIMIA ORGANIK
Materi SMA Tentang Kimia Organik
9
Link resonansi
Kebanyakan ikatan dapat dideskripsikan dengan menggunakan lebih dari satu struktur Lewis yang benar (misalnya pada ozon, O3)
0
Link ikatan ion
Ikatan ion (atau ikatan elektrokovalen) adalah jenis ikatan kimia yang dapat terbentuk antara ion-ion logam dengan non-logam (atau ion poliatomik seperti amonium) melalui gaya tarik-menarik elektrostatik
6
Link ikatan hidrogen
ikatan hidrogen adalah sejenis gaya tarik antarmolekul yang terjadi antara dua muatan listrik parsial dengan polaritas yang berlawanan
7
Link reaksi kimia
reaksi kimia antara hidrogen klorida dan amonia.
3
Link TEORI ATOM
Kali ini anda masuk dalam materi sifat koligatif larutan
3
Link TITRASI ASAM-BASA
Kali ini anda masuk dalam materi titrasi asam-basa
6
Link SISTEM KOLIGATIF 1
Kali ini anda masuk dalam materi sifat koligatif
11
Link REDOKS
Redoks (singkatan dari reaksi reduksi/oksidasi) adalah istilah yang menjelaskan berubahnya bilangan oksidasi (keadaan oksidasi) atom-atom dalam sebuah reaksi kimia.
25
Link menyatakan ph larutan
Prinsip penentuan pH suatu larutan basa sama dengan penentuan pH larutam asam, yaitu dibedakan untuk basa kuat dan basa lemah.
2
Link KONDENSISI
Kondensasi atau pengembunan adalah perubahan wujud benda ke wujud yang lebih padat, seperti gas (atau uap) menjadi cairan
2
Link Hidrolisis Garam
Beberapa jenis garam berdasarkan komponen asam basah pembentuknya
6
Link sel elektrolisis
Sel elektrolisis adalah sel elektrokimia yang menimbulkan terjadinya reaksi redoks yang tidak spontan dengan adanya energi listrik dari luar.
22
Link KOLOID
Koloid adalah suatu campuran zat heterogen (dua fase) antara dua zat atau lebih
5
Link ester
ester adalah suatu senyawa organik yang terbentuk melalui penggantian satu (atau lebih) atom hidrogen pada gugus hidroksil dengan suatu gugus organik (biasa dilambangkan dengan R’). Asam oksigen adalah suatu asam yang molekulnya memiliki gugus -OH ya
1
Link GOLONGAN TRANSISI
Logam transisi didefinisikan secara tradisional sebagai semua unsur kimia pada blok-d pada tabel periodik
6
Link Koligatif Larutan
Sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang tidak tergantung pada macamnya zat terlarut tetapi semata-mata hanya ditentukan oleh banyaknya zat terlarut (konsentrasi zat terlarut). Apabila suatu pelarut ditambah dengan sedikit zat terl
12
Link Alkena
Alkena tergolong hidrokarbon tidak jenuh yang mengandung satu ikatan rangkap dua antara dua atom C yang berurutan. Jadi rumus umumnya mempunyai 2 atom H lebih sedikit dari alkana karena itu rumus umumnya menjadi CnH2n+2-2H = CnH2n. Kekurangan jumlah
3
Link Senyawa Hidrokarbon
Senyawa hidrokarbon terdiri atas karbon dan hidrogen. Bagian dari ilmu kimia yang membahas senyawa hidrokarbon disebut kimia karbon. Dulu ilmu kimia karbon disebut kimia organik, karena senyawa-senyawanya dianggap hanya dapat diperoleh dari tubuh mak
4
Link larutan buffer
Larutan buffer adalah: Campuran asam lemah dengan garam dari asam lemah tersebut
4
Link Sel Volta
1.Deret Volta/Nerst a.Li, K, Ba, Ca, Na, Mg, Al, Mn, Zn Fe Ni, Sn, Pb, (H), Cu, Hg, Ag, Pt, Au b.Makin ke kanan, mudah direduksi sukar dioksidasi. Makin ke kiri, mudah dioksidasi sukar direduksi
54
Link Sistem Dispers
SISTEM DISPERS A. Dispersi kasar (suspensi) : partikel zat yang didispersikan berukuran lebih besar dari 100 nm. B. Dispersi koloid : partikel zat yang didispersikan berukuran antara 1 nm – 100 nm. C. Dispersi molekuler (larutan sejati) :
1
Link Struktur Molekul
Sifat fisik substansi molekuler Molekul terdiri dari sejumlah atom yang bergabung melalui ikatan kovalen, dan atom tersebut berkisar dari jumlah yang sangat sedikit(dari atom tunggal, seperti gas mulia) sampai jumlah yang sangat banyak (seperti pa
2
Link Unsur Golonga I (Alkali)
Unsur-unsur golonga pertam beserta sifatnya
10
Link Faktor – faktor yang mempengaruhi laju reaksi
Telah diuraikan dalam teori tumbukan, perubahan jumlah molekul pereaksi dapat berpengaruh pada laju suatu reaksi.
3
Link Unsur-Unsur Golongan II
Sifat fisik, sifat atom, reaksi dengan udara dan reaksi dengan air.
3
Link Unsur-Unsur Golongan IV
Unsur-unsur golongan IV beserta sifatnya.
7
Link Struktur Lewis dan Hibridisasi
Bagaimana Struktur Lewis dan Hibridisasi pada Molekul SOF2?
6
Link Hidrolisis pada garam
macam – macam hidrolisis garam
3
Link Info Obat Berbahaya
PHENYLPROPANOLAMINE ( obat influenza ) ditarik Badan Pengawasan Obat karena terbukti menyebabkan PENDARAHAN di OTAK Obat – obat di Indonesia yang mengandung PHENYLPROPANOLAMINE antara lain: 1. Decolgen 2. Contac 500 3. Inza 4. Neozep Forte
1
Link Redox Reaction
Halaman ini menerangkan tentang salah satu reksi kimia, yakni reaksi redoks.
2
Link REDUCTION AND OXIDATION REACTIONS
Halaman ini menjelaskan tentang reaksi redoks mulai dari konsep dasarnya.
6
Link Volta Cell
Halaman ini menjelasan tentang reaksi oksidasi dan redusi, khusunya sel volta.
13
Link unsur halogen
unsur halogen merupakan unsur yang mudah bereaksi dan terdapat di alam dalam bentuk diatomik.
19
Link stuktur atom
struktur atom dan ikatan ini menjelaskan tentang sifat-sifat fisik dan ciri-cirinya……
3
Link Buffer
How does buffers effect in body during exercise
2
Link Polimer
Plastik merupakan polimer yang dapat dicetak menjadi berbagai bentuk yang berbeda.
1
Link KIMI/LAJU REAKSI
INI MERUPAKAN MATERI PELAJARAN KALAS XII
5
Link KIMIALAJU REAKSI
INI MERUPAKAN MATERI PELAJARAN KALAS XII
0
Link KIMA/IKATAN KIMIA
ini juga merupakan materi pokok kelas XII
7
Link deskripsi atom
menjelaskan bagaimanakah atom itu sifat-sifatnya dan ciri- cirinya. arahan soal- soal mandiri dll…
0
Link KIMIA/kesetimbangan
ini merupakan materi pokok kelas XI
0
Link kesadahan air
kesadahan air disebabkan karena unsur natrium dan magnesium
2
Link elektrolisis
Elektrolisis ialah proses penguraian elektrolit kepada unsur juzuknya apabila arus elektrik mengalir melaluinya.Arus elektrik boleh dialirkan melalui elektrolit dengan menggunakan dua elektrod.
5
Link KIMIA/kimia unsur
ini merupakan materi pelajaran kelas XII
15
Link Isomer struktural
Halaman ini menjelaskan tentang isomer struktur, dan berbagai contoh yang dapat mengakibatkan terjadinya isomer struktur
1
Link gas alam
mendeskripsikan gas-gas alam dan bagaimana sifatnya…
1
Link padatan
Kimia padatan merupakan kajian tentang sintesis, struktur, dan sifat-sifat fisik material padat. Jadi, bidang ini mempunyai tumpang-tindih yang kuat dengan …
1
Link Sifat Koloid
Sifat khas Koloid
2
Link Reaksi Eksoterm Dan Endoterm
Reaksi Eksoterm Dan Endoterm
8
Link Unsur-Unsur Gas Mulia
Sifat-Sifat Umum : Tidak Berwarna, tidak berbau, tidak berasa, sedikit larut dalam air.
14
Link Eksoterm dan Endoterm
eksoterm=perpindahan kalor dari sistem ke lingkungan endoterm=perpindahan kalor dari lingkungan ke sistem
7
Link Sifat-Sifat Koloid
Sifat khas koloid : – Efek Tyndall – Gerak Brown – Adsorbsi – Koagulasi – Koloid Liofil dan Koloid Liofob
2
Link Forum Olimpiade Kimia 83
Link Situs Web Kimia Indonesia
chem-is-try.org adalah wahana yang bertujuan memperkenalkan lebih luas tentang dunia kimia dan perkembangannya kepada seluruh pembaca melalui sarana internet.
82
Link Kimia LIPI 148
Link Pusat Penelitian Kimia LIPI
Situs Web Resmi Pusat Penelitian Kimia LIPI
160

SOAL IKATAN KIMIA

SOAL IKATAN KIMIA UNTUK KELAS X-7 DAN X-8

  1. Tergolong ikatan ion atau ikataan kovalenkah senyawa berikut ini !
    1. NH3 b. K2S c. PCl3 d. Fe2O3 e. NO2 f. KOH g. H2SO4
  2. Lengkapilah tabel berikut ini :
Jumlah Struktur ruang PE Bentuk

Molekul

Tipe Contoh Kepolaran
PE PEI PEB
2 2
2 3
3 0
3 1
3 2
4 1
4 2
5 1
Cl2O
PCl3
PCl5
AX4E2
SCl6
IF7
AsH3
2 1
4 0
5 0
6 0
2 0
SO2
  1. Ramalkan rumus senyawa ion berikut ini :
    1. Sr dengan Cl c. Al dengan F e. Mg dengan N
    2. Be dangan S d. K dengan O f. Al dengan O
  2. Gambarkan struktur Lewis molekul-molekul berikut :

a. CCl4 b. SiH4 c. H2S d. H2O2 e. C2H6

5. Unsur X dengan nomor atom 19 dan unsur Y dengan nomor atom 16.

a. tulis konfigurasi elektron dari unsur X dan Y

b. tentukan jenis ikatan yang terjadi antara X dan Y

c. Bagaimana rumus kimia dari senyawa X dan Y

6. Diketahui unsur X dengan nomor atom 7 dan Y dengan nomor atom 17 saling berikatan tentukan :

a. rumus kimia senyawa yang terjadi.

b. bentuk melekul senyawa yang terjadi

7. Diketahui nomor atom B=5 , Cl=17; N=7; H=1. Apakah yang menyebabkan perbedaan bentuk molekul BCl3 dengan NH3 ? jelaskan dengan struktur Lewis.

8. Unsur X dengan nomor massa 31 dan jumlah neutron dalam intinya 16 bereaksi dengan unsur 17Y dengan jumlah neutron dalam inti 18, membentuk senyawa dengan mengikuti kaidah okted . Tentukanlah :

a. Ikatan yang terjadi antara X dengan Y.

b. Struktur Lewis senyawa yang terbentuk.

 

Hasil TO 2 SUPERINTENSIF NF 2009

150 SISWA IPA PERINGKAT TERTINGGI
TRY OUT 2 SNMPTN SUPER INTENSIF TAHUN 2009
LEMBAR 1 – NILAI SNMPTN
RANK NAMA KLS SEKOLAH NILAI KONVERSI BIDANG STUDI NIL.SNMPTN PROGAM STUDI PILIHAN 1 PROGAM STUDI PILIHAN 2 PREDIKSI KELULUSAN
TPA TPA MD IND ENG MAT BIO FIS KIM JML PILIHAN 1 PILIHAN 2
1 FAJAR CIPTA YUDHA P 36A1 SMA 3 BDG 53 282,35 100,00 83,33 74,42 100,00 63,27 86,49 83,82 873,68 998,302 Pendidikan Dokter UI l Fak Tek Elektro&Informatik ITB L L
2 MUHAMMAD YORGA 36A1 SMA 3 BDG 50 264,71 95,00 73,33 70,93 100,00 54,08 100,00 80,88 838,93 986,357 Tdk memilih/salah menghitamkan Tdk memilih/salah menghitamkan
3 ADITYA TAFTA NUGRAHA 01A SMAN 81 49 258,82 83,00 88,89 94,19 82,67 60,20 60,81 79,41 807,99 953,364 Tdk memilih/salah menghitamkan Tdk memilih/salah menghitamkan
4 ASTRIED LEONYZA 05A1K SMAN 68 50 264,71 95,00 94,44 75,58 66,67 69,39 52,70 76,47 794,96 936,377 Pend. Dokter * UI STEI ITB -34 L
5 AZHAR 36A5 SMA 1 CMIS 49 258,82 95,00 81,11 76,74 93,33 60,20 36,49 80,88 782,57 924,517 Tdk memilih/salah menghitamkan Tdk memilih/salah menghitamkan
6 M IQBAL 15A2K SMUN 68 48 252,94 95,00 55,56 73,26 72,00 68,37 89,19 60,29 766,61 908,578 Pend. Dokter * UI Tdk memilih/salah menghitamkan -61
7 MUHAMMAD ROMADHONA 85A1 SMAN 1 SRG 47 247,06 95,00 85,56 65,12 60,00 60,20 54,05 97,06 764,05 907,853 Pend. Dokter * UNSRI Fak Ilmu & Teknologi ITB L L
8 DWI NOVIYANTI 48A2 SMAN 1 SRG 48 252,94 92,00 77,78 68,60 66,67 71,43 58,11 76,47 764,00 905,610 Pend. Dokter * UNPAD Pend. Dokter * UNDIP L L
9 RIDO RAMADAN 49A1 SMAN 1 BGR 50 264,71 76,00 72,22 76,74 52,00 66,33 97,30 61,76 767,06 904,709 STEI ITB Fak Teknologi Industri ITB L L
10 INDY CESARA 49A3 SMAN 1 BGR 50 264,71 90,00 81,11 62,79 77,33 77,55 56,76 48,53 758,78 895,308 Pend. Dokter * UI Teknik Kimia * UI -75 L
11 KHARISMA WIBAWA N P 08A1 SMAN 94 48 252,94 90,00 72,22 65,12 64,00 69,39 67,57 73,53 754,77 895,124 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * UNPAD -75 L
12 RANO EZA PERMANA 61A55 SMAN 1 Padang 40 205,88 95,00 62,22 79,07 93,33 57,14 68,92 75,00 736,56 891,909 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * UNPAD -78 L
13 SITI NURSARI I 07A7 SMAN 8 51 270,59 82,00 78,89 84,88 50,67 64,29 66,22 58,82 756,36 890,370 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * UGM -80 L
14 M AULIA FIRMANSYAH 36A1 SMA 3 BDG 44 229,41 80,00 83,33 88,37 52,00 68,37 78,38 61,76 741,62 888,940 Fak Tek Elektro&Informatik ITB Fak Matematika & IPA ITB l L L
15 A.A. KT. YUNITA P. 26A2 SMAN 39 48 252,94 77,00 81,11 80,23 54,67 71,43 47,30 83,82 748,50 887,998 Pend. Dokter * UI Teknik Elektro * UI -82 L
16 ANNE YULIANTINI 38A1 SMA 9 BDG 47 247,06 95,00 77,78 68,60 73,33 70,41 43,24 70,59 746,01 887,364 Sekolah Farmasi (SF) ITB Fak Matematika & Ilmu P ITB L L
17 IDRIS NURSALIM A 36A5 SMA ALFA C 45 235,29 83,00 55,56 83,72 45,33 64,29 81,08 92,65 740,92 885,955 Tdk memilih/salah menghitamkan Tdk memilih/salah menghitamkan
18 RAMZY BAYUNI 61A23 SMAN 1 Padang 52 276,47 90,00 66,67 70,93 62,67 66,33 52,70 67,65 753,42 884,840 Pend. Dokter * UI STEI ITB -85 L
19 IHDA HUSNA YANI 61A22 SMAN 1 Solok 42 217,65 90,00 77,78 76,74 88,00 50,00 58,11 69,12 727,40 877,152 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * UNAND -93 L
20 FARHATUL INAYAH A 43A6 SMUN 1 BKS 44 229,41 83,00 90,00 73,26 49,33 56,12 52,70 97,06 730,88 876,739 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * UNAIR -93 L
21 DERIYAN SUKMA W 09A3 SMAN 28 48 252,94 86,00 70,00 76,74 36,00 50,00 87,84 77,94 737,46 875,461 Pend. Dokter * UI Tdk memilih/salah menghitamkan -95
22 MOCH QOMARUL HUDA 70A Malang 41 211,76 95,00 64,44 75,58 72,00 66,33 51,35 85,29 721,75 872,925 Fak Teknologi Industri ITB Teknik Industri ITS L L
23 MOHAMMAD MAHDI F 18A5 SMAN 1 DPK 47 247,06 74,00 72,22 59,30 56,00 70,41 68,92 85,29 733,20 872,811 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * UNAIR -97 L
24 WISNU ARIBOWO 07A1 SMAN 26 50 264,71 91,00 63,33 91,86 61,33 41,84 45,95 76,47 736,49 869,982 Pend. Matematika * UNJ Pend. Kimia * UNJ L L
25 MUHAMMAD RIDWAN 04A5K SMAN 68 47 247,06 84,00 96,67 80,23 50,67 54,08 43,24 73,53 729,48 868,583 Pend. Dokter * UIN JKT Teknologi Bioproses * UI L L
26 RIKSA PARIKRAMA 35A1 SMAN 8 BDG 47 247,06 87,00 90,00 84,88 68,00 69,39 32,43 50,00 728,76 867,764 Pend. Dokter * UNPAD Sekolah Ilmu & Teknologi H ITB L L
27 M RAMADHAN YOAN M 36A1 SMA 3 BDG 48 252,94 66,00 86,67 60,47 32,00 69,39 75,68 86,76 729,91 866,879 Pendidikan Dokter UI l Fak Farmasi ITB l -103 L
28 FIKRIFAR RIZKI 43A1K SMAN 2 BKS 47 247,06 83,00 83,33 74,42 40,00 76,53 51,35 72,06 727,75 866,616 STEI ITB Pend. Dokter UNS L L
29 MIRRA AFIFAH 36A2 SMA 3 BDG 49 258,82 95,00 72,22 65,12 37,33 64,29 62,16 76,47 731,41 866,403 Fak Tek Elektro&Informatik ITB Fak. Tekno Pertambangan ITB l L L
30 DINI META RICA 65A Palembang 48 252,94 85,00 72,22 82,56 65,33 34,69 58,11 76,47 727,32 863,939 Pend. Dokter * UNPAD Pend. Dokter * UNSRI L L
31 MUNAZYI 31A1 1 DEPOK 48 252,94 90,00 61,11 67,44 61,33 72,45 56,76 64,71 726,74 863,281 Pend. Dokter * UI Farmasi * UI -107 L
32 YOGI PRIGIMA PUTRA 61A32 SMAN 1 Padang 44 229,41 81,00 72,22 76,74 62,67 56,12 60,81 79,41 718,38 862,536 Pend. Dokter * UNAND Pend. Dokter * UNRI L L
33 ROBETH R 80A Surabaya 50 264,71 73,00 88,89 59,30 65,33 68,37 63,51 45,59 728,70 861,134 STEI ITB Teknik Informatika ITS L L
34 SOFFY ENGGAR RAKHMA 09A3 SMAN 28 48 252,94 91,00 67,78 73,26 50,67 50,00 75,68 63,24 724,57 860,817 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * UNAIR -109 L
35 ARTASYA KARNASIH 03A1 SMAN 28 46 241,18 81,00 77,78 73,26 62,67 73,47 41,89 69,12 720,37 860,421 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * UNPAD -110 L
36 FISAURA UNSA 16A SMA Lain 49 258,82 69,00 80,00 68,60 57,33 73,47 48,65 67,65 723,52 857,436 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * UNPAD -113 L
37 POPPY SILVIA 61A10 SMAN 1 Padang 43 223,53 95,00 58,89 74,42 82,67 40,82 71,62 64,71 711,66 857,090 Pend. Dokter * USU Pend. Dokter * UNAND L L
38 ARIFAL DIANES FEBRI 61A45 SMAN 1 LA 50 264,71 100,00 67,78 33,72 73,33 28,57 74,32 80,88 723,31 855,009 Fak Teknologi Industri ITB Fak Teknik Pertambangan ITB L L
39 ANNISA ALKARIMAH 08A1 SMAN 47 50 264,71 77,00 83,33 94,19 41,33 66,33 41,89 54,41 723,19 854,876 Pend. Dokter * UNPAD Pend. Dokter * UNSOED L L
40 WAHYU RAMADANI 04A5K SMUN 31 42 217,65 92,00 84,44 61,63 60,00 58,16 52,70 79,41 705,99 852,834 Pend. Dokter * UNAIR Matematika * UI L L
41 FAIDLUL YUMNAH 80A Surabaya 44 229,41 95,00 73,33 70,93 76,00 50,00 58,11 54,41 707,19 849,824 Pend. Dokter * UNPAD Pend. Dokter UNS L L
42 ARIF JAUHARI 61A32 SMAN 1 Padang 44 229,41 85,00 77,78 77,91 65,33 43,88 55,41 72,06 706,78 849,355 STEI ITB Fak Teknik Pertambangan ITB L L
43 REZHA PAHLEVI 18A1 BANGKA 47 247,06 90,00 86,67 63,95 68,00 61,22 32,43 61,76 711,09 847,688 Produksi Ternak * UNIPA Ilmu Peternakan UIN MAKASSAR L L
44 AYU P 80A Surabaya 50 264,71 86,00 72,22 76,74 58,67 58,16 45,95 54,41 716,86 847,680 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * UNAIR -122 L
45 NOVIE SALSABILA 31A2 1 DEPOK 50 264,71 91,00 58,89 76,74 53,33 64,29 36,49 70,59 716,04 846,749 Pend. Dokter * UNAIR Pend. Dokter UNS L L
46 HERWINDA HANDAYANI 01A SMAN 8 44 229,41 90,00 81,11 63,95 53,33 51,02 64,86 70,59 704,27 846,506 Pendidikan Dokter Gigi UI l Tdk memilih/salah menghitamkan L
47 HAPSARI TILAWAH 36A2 SMA 3 BDG 46 241,18 91,00 58,89 54,65 56,00 64,29 72,97 67,65 706,63 844,811 Fak Tek Elektro&Informatik ITB Pendidikan Dokter UNPAD l L L
150 SISWA IPA PERINGKAT TERTINGGI
TRY OUT 2 SNMPTN SUPER INTENSIF TAHUN 2009
LEMBAR 1 – NILAI SNMPTN
RANK NAMA KLS SEKOLAH NILAI KONVERSI BIDANG STUDI NIL.SNMPTN PROGAM STUDI PILIHAN 1 PROGAM STUDI PILIHAN 2 PREDIKSI KELULUSAN
TPA TPA MD IND ENG MAT BIO FIS KIM JML PILIHAN 1 PILIHAN 2
48 HABIBURRAHMAN 61A29 SMAN 1 Jambi 46 241,18 76,00 61,11 54,65 56,00 70,41 81,08 66,18 706,61 844,790 Ilmu Komputer UI Teknik Elektro * UI L L
49 ANDITA PARAMITHA P. 49A3 SMAN 1 BGR 48 252,94 100,00 63,33 62,79 54,67 64,29 66,22 45,59 709,83 844,073 Fak Teknologi Industri ITB Fak Teknik Pertambangan ITB L L
50 MUTIARA JEANY RAHAYU 86A1 SMAN 1 CLG 46 241,18 73,00 72,22 59,30 58,67 52,04 55,41 91,18 703,00 840,688 Sekolah Farmasi (SF) ITB Farmasi * UGM L L
51 DINNA FITRIYANA 11A1K SMAN 81 50 264,71 81,00 66,67 76,74 48,00 61,22 43,24 69,12 710,70 840,687 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * UIN JKT -129 L
52 M NOVAN SISWANDI 67A Lampung 56 300,00 90,00 77,78 70,93 50,67 30,61 45,95 55,88 721,82 840,193 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * UNILA -130 L
53 INDAH WAHYUNI 86A1 SMAN 1 CLG 47 247,06 85,00 50,00 59,30 65,33 52,04 52,70 92,65 704,08 839,729 Ilmu Kesehatan Masyarakat UNEJ Tekno Industri Pertanian UNILA L L
54 NOVAN 36A5 SMA 1 PMLI 49 258,82 100,00 33,33 73,26 93,33 32,65 52,70 63,24 707,33 839,047 Fak Tek Elektro&Informatik ITB Tdk memilih/salah menghitamkan -5
55 MUZAKKIY PUTRA 02A1K SMA IIBS 49 258,82 75,00 48,89 67,44 70,67 75,51 45,95 64,71 706,99 838,655 Fisika * UI Fisika * UGM L L
56 SATRIO WICAKSONO 44A5 SMA Lain 48 252,94 63,00 78,89 75,58 50,67 69,39 68,92 45,59 704,98 838,557 Teknik Industri UI l Teknik Metalurgi UI l L L
57 PINTO ANUGRAH 61A29 SMAN 1 Padang 49 258,82 86,00 72,22 70,93 61,33 44,90 63,51 48,53 706,24 837,808 Fak Teknologi Industri ITB Fak Teknik Sipil dan Li ITB L L
58 MARINI 80A Surabaya 47 247,06 84,00 87,78 65,12 54,67 47,96 60,81 54,41 701,81 837,146 Pend. Dokter * UNAIR Farmasi * UNAIR L L
59 ACHMAD FAIZ S 80A Surabaya 49 258,82 61,00 31,11 82,56 62,67 65,31 72,97 70,59 705,03 836,429 Pend. Dokter * UNAIR Pend. Dokter * UNDIP L L
60 MUHAMMAD IQBAL 61C03 SMAN 1 Pd.Panjang 45 235,29 86,00 68,89 80,23 57,33 52,04 59,46 55,88 695,12 833,924 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * UNPAD -136 L
61 DWI PUSPITA NINGRUM 67A Lampung 49 258,82 77,00 55,56 63,95 81,33 54,08 48,65 61,76 701,15 832,026 Ilmu Komputer UI Pend. Fisika * UNJ L L
62 MFROZI 70A Malang 51 270,59 85,00 66,67 56,98 53,33 62,24 51,35 58,82 704,98 831,997 Teknik Informatika ITS Teknik Komputer * UI L L
63 ANDRE NOVELANDO 61A18 SMAN 1 Pariaman 40 205,88 90,00 91,11 33,72 80,00 23,47 97,30 61,76 683,24 831,366 Fak Teknik Pertambangan ITB Tdk memilih/salah menghitamkan L
64 SABRINA M Y 59A SMA Lain 48 252,94 86,00 77,78 89,53 25,33 45,92 44,59 76,47 698,56 831,270 Pend. Dokter Gigi * UI Pend. Dokter * UNIBRAW L L
65 FIRA 80A Surabaya 48 252,94 77,00 70,00 76,74 68,00 41,84 58,11 52,94 697,57 830,143 Pend. Dokter * UNAIR Pend. Dokter * UNIBRAW L L
66 IRVAN ALFAJRI 61A45 SMAN 1 Padang 47 247,06 72,00 56,67 62,79 58,67 66,33 52,70 77,94 694,16 828,459 STEI ITB Fak Teknik Sipil dan Li ITB -16 L
67 RINO DIAN PUTRA 61C10 SMAN 1 SWL 42 217,65 95,00 80,00 73,26 84,00 33,67 48,65 51,47 683,70 827,508 Tdk memilih/salah menghitamkan Ilmu Komputer UI L
68 EKA ARUM CP 80A Surabaya 47 247,06 82,00 90,00 55,81 60,00 44,90 59,46 52,94 692,17 826,198 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * UGM -144 L
69 IMAM PRABOWO 19A1K SMAN 48 40 205,88 86,00 51,11 76,74 46,67 57,14 77,03 77,94 678,51 825,990 Teknik Kimia * UI Teknik Metalurgi & Materia UI L L
70 ARAZY 65A Palembang 40 205,88 86,00 80,00 58,14 73,33 53,06 70,27 51,47 678,15 825,584 Tdk memilih/salah menghitamkan Tdk memilih/salah menghitamkan
71 JEFFY DORMA READI 48A5 SMAN 2 SRG 38 194,12 100,00 72,22 65,12 62,67 56,12 47,30 76,47 674,02 825,262 STEI ITB Fak Teknik Sipil dan Li ITB -19 L
72 YANDRI 65A Palembang 46 241,18 95,00 55,56 70,93 57,33 53,06 52,70 63,24 689,00 824,784 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * UNSRI -145 L
73 ANNISA FAUZIAH 02A1K SMAN 1 YGY 46 241,18 95,00 91,11 67,44 37,33 71,43 31,08 54,41 688,98 824,756 Pend. Dokter UNS Pend. Dokter * UNUD L L
74 IQRAR MULFI 58A2 SMAN 81 47 247,06 65,00 56,67 63,95 50,67 64,29 62,16 80,88 690,68 824,504 Tdk memilih/salah menghitamkan Tdk memilih/salah menghitamkan
75 MIRZA W 80A Surabaya 47 247,06 75,00 57,78 47,67 62,67 51,02 50,00 98,53 689,73 823,426 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * UNIBRAW -147 L
76 M FAISAL ASSADIKY 18A1 SMAN 38 45 235,29 90,00 50,00 66,28 80,00 42,86 66,22 54,41 685,06 822,493 Teknik Kimia * UI Matematika * UI L L
77 TRILIKA JAYANTI 43A6 SMAN 12 JA 43 223,53 68,00 74,44 50,00 66,67 55,10 44,59 98,53 680,86 822,097 Tdk memilih/salah menghitamkan Tdk memilih/salah menghitamkan
78 LIZA YUDHITA W 05C1 SMAN 68 52 276,47 80,00 75,56 34,88 50,67 53,06 40,54 86,76 697,94 821,812 Ilmu Komputer UI Sistem Informasi UI L L
79 DINA HOPPY 61A19 SMA Cendana 42 217,65 86,00 67,78 54,65 77,33 46,94 52,70 73,53 676,58 819,423 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter Gigi * UI -151 L
80 NORA M 68A Metro 46 241,18 69,00 76,67 74,42 30,67 48,98 81,08 61,76 683,76 818,827 Farmasi * UI Gizi * UI L L
81 ARINDA CALVINE S 18A5 SMAN 72 48 252,94 74,00 66,67 39,53 73,33 52,04 37,84 89,71 686,06 817,067 Pend. Dokter * USU Pend. Dokter * UNSYIAH L L
82 DINUR R S 80A Surabaya 44 229,41 74,00 61,11 55,81 64,00 61,22 55,41 76,47 677,43 816,014 Pend. Dokter * UNAIR Ilmu Komputer UI L L
83 FEBY ANDAMMORI 61C03 SMAN 1 Pd.Panjang 48 252,94 85,00 85,56 58,14 65,33 47,96 29,73 60,29 684,95 815,807 Pend. Dokter * UNAND Teknik Metalurgi & Materia UI L L
84 CIPTA FAKAR N 35A9 SMAN 3 BDG 46 241,18 65,00 46,67 53,49 72,00 62,24 59,46 80,88 680,92 815,600 Pend. Dokter * UI Fak Teknik Pertambangan ITB -154 L
85 ANJAR ADHIYOSO 02A1K SMAN 68 47 247,06 58,00 74,44 44,19 58,67 84,69 37,84 77,94 682,83 815,586 Pend. Dokter * UI Kimia * UNIBRAW -154 L
86 ALFIAN RAMADHAN 36C1 SMA 3 BDG 47 247,06 64,00 55,56 70,93 68,00 47,96 71,62 57,35 682,48 815,187 Fak Tek Elektro&Informatik ITB Fak Tek Sipil&Lingkungan ITB l -29 L
87 AKBAR HARDI SURYA 19A1K SMAN 5 BKS 49 258,82 66,00 67,78 73,26 52,00 52,04 39,19 76,47 685,56 814,309 Teknik Kimia * UI Teknologi Bioproses * UI L L
88 HANA A 80A Surabaya 44 229,41 77,00 63,33 76,74 52,00 57,14 43,24 76,47 675,33 813,627 Pend. Dokter * UNAIR Pend. Dokter UNS L L
89 FIKA KHULMA SOFIA 80A Surabaya 47 247,06 61,00 67,78 79,07 61,33 44,90 40,54 77,94 679,62 811,939 Pend. Dokter * UNAIR Pend. Dokter UNS L L
90 SYNTIA AMBELINA 61A37 SMAN 1 Padang 49 258,82 91,00 65,56 48,84 54,67 55,10 47,30 61,76 683,05 811,460 Pend. Dokter * USU Pend. Dokter * UNAND L L
91 RIDHO FERDIAN 61A05 SMAN 1 Pd.Panjang 50 264,71 67,00 70,00 40,70 68,00 65,31 40,54 67,65 683,91 810,251 Ilmu Komputer UI Sistem Informasi UI L L
92 RIDHO ATVI AULIA 61A45 SMAN 1 Padang 43 223,53 75,00 66,67 76,74 56,00 54,08 44,59 73,53 670,14 809,917 Pend. Dokter * UI Fak Ilmu & Teknologi ITB -160 L
93 NF ERLAMBANG 05A1K SMAN 21 42 217,65 78,00 84,44 62,79 52,00 72,45 56,76 44,12 668,21 809,910 STEI ITB Pend. Dokter * UNPAD -34 L
94 AWAL MAULANA 08A4 SMA Lain 44 229,41 61,00 66,67 82,56 41,33 69,39 54,05 66,18 670,59 808,244 Teknik Industri UI Teknik Mesin UI L L
150 SISWA IPA PERINGKAT TERTINGGI
TRY OUT 2 SNMPTN SUPER INTENSIF TAHUN 2009
LEMBAR 1 – NILAI SNMPTN
RANK NAMA KLS SEKOLAH NILAI KONVERSI BIDANG STUDI NIL.SNMPTN PROGAM STUDI PILIHAN 1 PROGAM STUDI PILIHAN 2 PREDIKSI KELULUSAN
TPA TPA MD IND ENG MAT BIO FIS KIM JML PILIHAN 1 PILIHAN 2
95 NINIEK DWI HAPSARI 17A1 SMAN 8 43 223,53 90,00 84,44 60,47 73,33 34,69 44,59 57,35 668,40 807,943 Pend. Dokter * UI Tdk memilih/salah menghitamkan -162
96 YANA WICAKSANA 36A1 SMA 5 BDG 42 217,65 70,00 40,00 70,93 50,67 77,55 52,70 86,76 666,26 807,698 Fak Tek Elektro&Informatik ITB Fak. Tekno Pertambangan ITB l -36 L
97 M AMROYNI FARISSI 02A3 SMAN 3 SMG 47 247,06 72,00 42,22 83,72 49,33 70,41 41,89 69,12 675,75 807,543 Fak Teknik Sipil dan Li ITB Teknik Sipil UNDIP L L
98 WULANTIKA NURHAYATI 36A3 SMA 5 BDG 47 247,06 77,00 62,22 54,65 65,33 59,18 40,54 69,12 675,10 806,801 Pendidikan Dokter UI l Pendidikan Dokter UNPAD l -163 L
99 NADRA SEPTIADI 61A45 SMAN 1 Padang 46 241,18 80,00 63,33 61,63 50,67 52,04 47,30 76,47 672,62 806,171 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * UNAND -164 L
100 ARDHI PUTRA PRATAMA 45A1 SMAN 5 BGR 50 264,71 67,00 61,11 70,93 53,33 47,96 67,57 47,06 679,67 805,435 STEI ITB Ilmu Komputer UI -39 L
101 ALAMSYAH PRASETIA 18A5 SEJAHTERA 42 217,65 73,00 55,56 38,37 65,33 67,35 68,92 77,94 664,12 805,262 Pend. Dokter * UI Teknik Kimia * UI -165 L
102 AZRA UMMUL AIMMA 36A2 SMA 3 BDG 49 258,82 58,00 77,78 65,12 40,00 69,39 41,89 66,18 677,18 804,789 Pendidikan Dokter UNPAD l Tdk memilih/salah menghitamkan L
103 HADANATUL FITRI 46R1 SMAN 1 BKT 47 247,06 88,00 60,00 63,95 44,00 55,10 44,59 70,59 673,29 804,750 Farmasi * UI Kimia * UI L L
104 SHAUMI ARIF A F 70A Malang 51 270,59 82,00 73,33 82,56 52,00 40,82 37,84 41,18 680,32 803,983 Teknik Elektro * UNIBRAW Teknik Perangkat Lunak UNIBRAW L L
105 M HISBULLAH AMRIE 31A1 1 DEPOK 43 223,53 95,00 61,11 53,49 57,33 63,27 36,49 73,53 663,75 802,658 Pend. Dokter * UI Gizi * UI -167 L
106 MOHAMMAD ARIEF RIZKI 11A7 SMAN 8 48 252,94 91,00 43,33 34,88 68,00 53,06 60,81 67,65 671,67 800,715 Arsitektur * UI Sekolah Arsitektur ITB L L
107 FIKRUL ARIF NADRA 61A42 SMAN 10 Padang 44 229,41 74,00 91,11 65,12 44,00 52,04 44,59 63,24 663,51 800,201 Ilmu Komputer UI Teknik Informatika UIN JKT L L
108 VERNIDA MUFIDAH 37A2 SMAN 24 BD 50 264,71 87,00 61,11 59,30 56,00 45,92 47,30 52,94 674,28 799,310 Sekolah Ilmu & Teknologi H ITB Fak Matematika & Ilmu P ITB L L
109 NUSAIBAH NADIA J 08A3 SMAN 78 48 252,94 37,00 77,78 94,19 49,33 56,12 48,65 52,94 668,95 797,628 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * UNDIP -172 L
110 ARVIN PUTRANTO 61A29 SMAN 1 Padang 41 211,76 86,00 52,22 60,47 46,67 64,29 64,86 69,12 655,39 797,542 Fak Teknik Mesin dan Dirg ITB Teknik Kimia * UGM L L
111 DEA KHARISA 80A Surabaya 45 235,29 81,00 84,44 66,28 46,67 64,29 37,84 47,06 662,87 797,286 Pend. Dokter UNS Pend. Dokter Gigi * UNAIR L L
112 HAFIZHAH ABIZAR 61A01 SMAN 1 Pd.Panjang 40 205,88 100,00 55,56 39,53 82,67 43,88 59,46 66,18 653,16 797,192 Pend. Dokter * UNPAD Pend. Dokter * UIN JKT L L
113 JAKA PERDANA PUTRA 07A7 SMAN 26 42 217,65 80,00 55,56 58,14 57,33 69,39 54,05 64,71 656,83 796,981 Arsitektur * UI Pend. Dokter * UI L -173
114 M BAIDLAWI 35A Bandung 48 252,94 62,00 73,33 76,74 44,00 61,22 44,59 52,94 667,76 796,277 Pendidikan Dokter Gigi UI l Teknik Metalurgi UI l L L
115 REAGAN RESADITA 86A1 SMAN 1 CLG 44 229,41 73,00 40,00 37,21 65,33 65,31 55,41 94,12 659,79 795,973 Tdk memilih/salah menghitamkan Teknik Elektro * UNIBRAW L
116 ALYSSA ADJANI 43A1K SMAN 1 BKS 48 252,94 59,00 62,22 72,09 52,00 68,37 43,24 57,35 667,21 795,654 Fak Teknologi Industri ITB Fak Teknik Sipil dan Li ITB L L
117 ARAFFY MEIDI RIZKY 01A SMAN 70 50 264,71 77,00 90,00 55,81 50,67 33,67 33,78 64,71 670,35 794,844 Fak Teknologi Industri ITB Fak Teknik Pertambangan ITB L L
118 OKTRIAN 61A23 SMAN 1 Padang 43 223,53 48,00 66,67 66,28 41,33 70,41 60,81 79,41 656,44 794,356 Pend. Dokter * UGM Pend. Dokter * UNAND -8 L
119 BONITA PUTRI A 41A2 SMAN 1 TNG 50 264,71 71,00 83,33 65,12 45,33 52,04 32,43 55,88 669,84 794,263 Pend. Dokter * UNPAD Pend. Dokter Gigi * UNPAD L L
120 OKTAVIANI ZEN 61A03 SMA Cendana 45 235,29 90,00 60,00 54,65 78,67 46,94 32,43 61,76 659,74 793,730 Fak Teknik Pertambangan ITB Pend. Dokter * UNRI L L
121 PUTRI NHIRUN 02A1K SMAN 8 48 252,94 59,00 73,33 94,19 42,67 44,90 41,89 55,88 664,80 792,917 STEI ITB Biologi * UI -51 L
122 TAUFIQ HARTANTYO 49A1 SMAN 1 BGR 51 270,59 68,00 66,67 76,74 40,00 63,27 37,84 47,06 670,17 792,454 Fak Teknologi Industri ITB Sekolah Farmasi (SF) ITB L L
123 AZKA YULIA KHARISMA 10A2 SMAN 34 44 229,41 80,00 55,56 53,49 68,00 56,12 47,30 66,18 656,06 791,738 STEI ITB Fak Teknologi Industri ITB -52 L
124 STELLA ADELIN 37A2 SMAN 3 BDG 44 229,41 91,00 52,22 55,81 58,67 47,96 51,35 69,12 655,54 791,143 Fak Teknik Sipil dan Li ITB Fak Matematika & Ilmu P ITB L L
125 HASNUL HAKIM 61A48 SMAN 10 Padang 43 223,53 85,00 81,11 48,84 44,00 52,04 52,70 66,18 653,40 790,898 Teknik Elektro * UI Fak Teknik Pertambangan ITB L L
126 JANUAR ANNISAS 46U3 SMAN 6 BGR 44 229,41 59,00 100,00 79,07 30,67 39,80 45,95 70,59 654,49 789,953 Ilmu Komputer * IPB Arsitektur * UGM L L
127 INDAH NUR FITRI S 18A1 SMAN 39 41 211,76 85,00 61,11 82,56 56,00 55,10 48,65 48,53 648,71 789,947 Sekolah Arsitektur ITB Arsitektur * UI L L
128 MOCHAMMAD TAUFIK M 36A1 SMA 10 BDG 49 258,82 85,00 72,22 38,37 38,67 65,31 54,05 51,47 663,91 789,718 Fak Tek Elektro&Informatik ITB Fak I Kebumian&Tek Mineral ITB -54 L
129 DZAKIYYUL FAHMI 35A9 SMAN 1 SND 45 235,29 67,00 56,67 67,44 50,67 47,96 63,51 67,65 656,19 789,698 Fak Teknik Sipil dan Li ITB Fak Ilmu & Teknologi ITB L L
130 MUHAMMAD FATHINUDDIN 46U3 SMAN 3 BGR 45 235,29 59,00 94,44 79,07 30,67 39,80 47,30 70,59 656,16 789,663 Ilmu Komputer * UGM Statistika UNPAD L L
131 LUTHFIA AYU INDRIANI 11A1K SMAN 81 49 258,82 88,00 72,22 44,19 40,00 56,12 52,70 51,47 663,52 789,277 Fak Teknologi Industri ITB Fak Teknik Sipil dan Li ITB L L
132 JULIANA SARI HARAHAP 08A1 SMAN 78 43 223,53 78,00 61,11 61,63 38,67 69,39 47,30 72,06 651,69 788,959 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * USU -181 L
133 ARIEF RAHMAN A 35A9 SMAN 3 BDG 39 200,00 70,00 66,67 63,95 76,00 56,12 48,65 61,76 643,15 788,008 Fak Teknologi Industri ITB Tdk memilih/salah menghitamkan L
134 NIDA ASMA AMANIY 36A4 PRIBADI 48 252,94 63,00 70,00 72,09 40,00 39,80 44,59 77,94 660,36 787,870 Fak. Tekno Pertambangan ITB l Fak Tek Sipil&Lingkungan ITB l L L
135 IKA NOVIANTY 11A7 SMAN 81 47 247,06 86,00 66,67 47,67 60,00 43,88 39,19 67,65 658,12 787,516 STEI ITB Fak Teknologi Industri ITB -56 L
136 YOGA TAMALA 61A05 SMAN 1 Pd.Panjang 45 235,29 76,00 77,78 38,37 64,00 59,18 44,59 58,82 654,03 787,241 Fak Teknologi Industri ITB Teknik Kimia * UI L L
137 ANDI APRIYANTO 03A1 SMAN 34 49 258,82 66,00 83,33 100,00 32,00 40,82 31,08 48,53 660,58 785,931 Fak Teknik Pertambangan ITB Teknik Geologi * UNPAD L L
138 CYNTHIA KURNIA SARI 85A2 SMAN 1 SRG 48 252,94 79,00 72,22 29,07 46,67 54,08 32,43 91,18 657,59 784,720 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * USU -185 L
139 RAHASTI 43A1K LAB SCHOOL 48 252,94 55,00 83,33 68,60 26,67 62,24 37,84 70,59 657,21 784,293 Pend. Dokter * UI Pend. Dokter * UNSRI -186 L
140 NISA AFDHILA 61A56 SMAN 1 Padang 43 223,53 85,00 61,11 61,63 70,67 43,88 33,78 67,65 647,25 783,912 Pend. Dokter * UNAND Fak Matematika & Ilmu P ITB L L
141 MESHA SYAFITRA 18A1 SMA1 PBS 44 229,41 81,00 57,78 36,05 73,33 50,00 41,89 79,41 648,87 783,569 Pend. Dokter * UNPAD Pend. Dokter UNS L L
150 SISWA IPA PERINGKAT TERTINGGI
TRY OUT 2 SNMPTN SUPER INTENSIF TAHUN 2009
LEMBAR 1 – NILAI SNMPTN
RANK NAMA KLS SEKOLAH NILAI KONVERSI BIDANG STUDI NIL.SNMPTN PROGAM STUDI PILIHAN 1 PROGAM STUDI PILIHAN 2 PREDIKSI KELULUSAN
TPA TPA MD IND ENG MAT BIO FIS KIM JML PILIHAN 1 PILIHAN 2
142 ARIF RIDWAN 18A1 SMAN 1 DPK 49 258,82 51,00 77,78 76,74 44,00 64,29 27,03 58,82 658,48 783,551 Teknik Mesin UI Teknik Sipil USU L L
143 RIZKA KURNIATI 18A6 SMAN 1 DPK 45 235,29 87,00 76,67 43,02 44,00 68,37 40,54 55,88 650,77 783,538 Ilmu Komputer UI Teknik Metalurgi & Materia UI L L
144 PUTRI WAHYUNINGRUM 31A2 1 DEPOK 44 229,41 87,00 70,00 43,02 41,33 42,86 35,14 100,00 648,76 783,443 Teknologi Bioproses * UI Kimia * UI L L
145 TUTI ALAWIYAH 07A1 SMAN 3 47 247,06 82,00 61,11 54,65 48,00 48,98 58,11 54,41 654,32 783,197 Pend. Dokter * UI Teknik Kimia * UI -187 L
146 RIZKY RIRI KAUTSAR 46A1 SMAN 3 BGR 43 223,53 83,00 44,44 63,95 46,67 65,31 60,81 58,82 646,53 783,093 Ilmu Komputer UI Teknik Komputer * UI L L
147 RIZA DEVIANA 18A5 AL AZHAR 44 229,41 81,00 78,89 32,56 42,67 60,20 32,43 91,18 648,34 782,967 Pend. Dokter UNS Pend. Dokter * UNDIP L L
148 MUHSIN SEIF 17A1 SMAN 68 46 241,18 71,00 64,44 41,86 62,67 48,98 56,76 64,71 651,60 782,294 Fak Teknik Pertambangan ITB Tdk memilih/salah menghitamkan L
149 YUCHYIL FIRDAUSI 70A Malang 46 241,18 82,00 66,67 55,81 57,33 42,86 54,05 51,47 651,37 782,035 Farmasi * UNAIR Ilmu Gizi * UNIBRAW L L
150 RIKA HAERIYAH 48A1 SMAN CMBBS 46 241,18 66,00 74,44 79,07 45,33 47,96 31,08 66,18 651,24 781,881 Pend. Dokter * UNPAD Pend. Dokter UNS L L

Kegunaan Hidrokarbon Dalam Kehidupan Sehari-hari

Belakangan ini saya dapet banyak permintaan serupa baik yang ditulis di komentar beberapa artikel disini maupun yang langsung lewat email / japri, yaitu tentang Kegunaan Hidrokarbon di Bidang Sandang, Pangan, Papan, Seni dan Estetika.

Saya sedikit heran, kenapa kok bisa timbul banyak permintaan yang sama dalam waktu yang hampir bersamaan. Saya pikir mungkin karena di kurikulum SMU memang sudah waktunya untuk diberikan tugas tersebut ke siswa. Setelah saya googling mencari kurikulum / silabus mengguanakan kata kunci kegunaan hidrokarbon ternyata benar, saya dapet silabus lengkap disini. Saya pikir silabus ini akan saya perlukan untuk jadi acuan topik yang akan saya tulis nantinya di persembahanku ini (atau blogger lainnya yang mungkin aware dengan edukasi teruna/teruni), makanya kemudian silabus tersebut saya back-up disini.

Sebelumnya saya minta maaf karena saya agak lambat memenuhi permintaan adik-adik tentang subjek tersebut diatas. Ini bukan tidak sengaja, tapi emang disengaja…

- Yee….. emang napa, Kang ? :(

Sengaja saya lambatkan supaya adik-adik bisa fight dulu, sampai dimana usaha yang sudah adik-adik lakukan. Jangan sampai kejadiannya seperti tulisan saya disini. Dan saya suka adik-adik sudah mau usaha untuk mencari tau sampai ada yang hampir semalaman chatting di YM dan SMS dengan saya.

Well… jadi gini penjelasannya…

Untuk permintaan adik-adik ada dua hal yang berbeda :

Untuk urusan Sandang, Papan, Seni dan Estetika kita bisa berbicara tentang hidrokarbon. Tapi ketika sudah bicara pangan maka yang akan kita bicarakan adalah karbohidrat. Memang didalamnya masih ada hidrokarbonnya, tapi dengan tambahan oksigen didalam molekulnya. Lagipula selama ini yang saya tahu rasanya belum ada sumber pangan yang berasal dari hidrokarbon atau minyak bumi.. :p

So, sekarang mari kita ngobrol tentang hidrokarbon dulu. :)

4. Peta proses petrokimia seperti gambar diatas, sebab

saya tidak akan menjelaskan dari awal lagi, tapi langsung ke topik.

SANDANG

Dari bahan hidrokarbon yang bisa dimanfaatkan untuk sandang adalah PTA (purified terephthalic acid) yang dibuat dari para-xylene dimana bahan dasarnya adalah kerosin (minyak tanah). Dari Kerosin ini semua bahannya dibentuk menjadi senyawa aromat, yaitu para-xylene. Rumus kimianya tau kan ? Bentuknya senyawa benzen (C6H6), tetapi ada dua gugus metil pada atom C1 dan C3 dari molekul benzen tersebut.

Peta Petrokimia

Para-xylene ini kemudian dioksidasi menggunakan udara menjadi PTA (lihat peta proses petrokimia diatas). Nah dari PTA yang berbentuk seperti tepung detergen ini kemudian direaksikan dengan metanol menjadi serat poliester. Serat poli ester inilah yang menjadi benang sintetis yang bentuknya seperti benang. Hampir semua pakaian seragam yang adik-adik pakai mungkin terbuat dari poliester. Untuk memudahkan pengenalannya bisa dilihat dari harganya. Harga pakaian yang terbuat dari benang sintetis poliester biasanya relatif lebih murah dibandingkan pakaian yang terbuat dari bahan dasar katun, sutra atau serat alam lainnya.

Proses pembuatan polyester

Kehalusan bahan yang terbuat dari serat poliester dipengaruhi oleh zat penambah (aditif) dalam proses pembuatan benang (saat mereaksikan PTA dengan metanol). Salah satu produsen PTA di Indonesia adalah di Pertamina Unit Pengolahan III dengan jenis produk dan peruntukannya disini.

Sebetulnya ada polimer lain yang juga dibunakan untuk pembuatan serat sintetis yang lebih halus atau lembut lagi. Misal serat untuk bahan isi pembalut wanita. Polimer tersebut terbuat dari polietilen.

PAPAN

Genteng PlastikBahan bangunan yang berasal dari hidrokarbon pada umumnya berupa plastik. Bahan dasar plastik hampir sama dengan LPG, yaitu polimer dari propilena, yaitu senyawa olefin / alkena dari rantai karbon C3. Dari bahan plastik inilah kemudian jadi macam2… mulai dari atap rumah (genteng plastik), furniture, peralatan interior rumah, bemper mobil, meja, kursi, piring, dll. Pokoknya untuk jenisnya silahkan sebutkan sendiri… banyak kok… pokoknya cari aja dalam rumah yang berbahan dasar plastik deh.

Salah satu produsen bahan baku barang plastik di Indonesia adalah di Pertamina Unit Pengolahan III Palembang tempat saya kerja dengan jenis produk yang bermacam-macam.

SENI

Cat minyakUntuk urusan seni, terutama seni lukis, peranan utama hidrokarbon ada pada tinta / cat minyak dan pelarutnya. Mungkin adik-adik mengenal thinner yang biasa digunakan untuk mengencerkan cat. Sementar untuk urusan seni patung banyak patung yang berbahan dasar dari plastik atau piala, dll….

Hidrokarbon yang digunakan untuk pelarut cat terbuat dari Low Aromatic White Spirit atau LAWS mmerupakan pelarut yang dihasilkan dari Kilang PERTAMINA di Plaju dengan rentang titik didih antara 145o C — 195o C. Senyawa hidrokarbonyang membentuk pelarut LAWS merupakan campuran dari parafin, sikloparafin, dan hidrokarbon aromatik. Untuk daftar pelarut lebih lengkap dan kegunaannya bisa dilihat disini.

ESTETIKA

LipstikSebetulnya seni juga sudah mencakup estetika. Tapi mungkin lebih luas lagi dengan penambahan kosmetika. Jadi bahan hidrokarbon yang juga digunakan untuk estetika kosmetik adalah lilin. Misal lipstik, waxing (pencabutan bulu kaki menggunakan lilin) atau bahan pencampur kosmetik lainnya, farmasi atau semir sepatu. Tentunya lilin untuk keperluan kosmetik spesifikasinya ketat sekali.

Lilin parafin di Indonesia diproduksi oleh Kilang PERTAMINA UP- V Balikpapan melalui proses filtering press. Kualifikasi mutu lilin PERTAMINA berdasarkan kualitas yang berhubungan dengan titik leleh, warna dan kandungan minyaknya. Jenis lilin dan peruntukannya secara lebih luas ada disini.

PANGAN

Nah, seperti saya sebutkan diatas, jika sudah berbicara pangan maka bahasannya bukan hidrokarbon murni lagi, tapi sedikit lebih luas, yaitu karbohidrat. Adik-adik tau kan jenis-jenis karbohidrat ? … Harus tau… sebab saya tidak akan bicara jenisnya lagi.

Satu molekul glukosa / dekstrosa / monosakaridaKarbohidrat atau sakarida adalah segolongan besar senyawa organik yang tersusun dari atom karbon, hidrogen, dan oksigen. Bentuk molekul karbohidrat paling sederhana terdiri dari satu molekul gula sederhana. Kalau atom karbon dinotasikan sebagai bola berwarna hitam, okeigen berwarna merah dan hidrogen berwarna putih maka bentuk molekul tiga dimensi dari glukosa akan seperti gambar disamping ini. Banyak karbohidrat yang merupakan polimer yang tersusun dari molekul gula yang terangkai menjadi rantai yang panjang serta bercabang-cabang.

Karbohidrat merupakan bahan makanan penting dan sumber tenaga yang terdapat dalam tumbuhan dan daging hewan. Selain itu, karbohidrat juga menjadi komponen struktur penting pada makhluk hidup dalam bentuk serat (fiber), seperti selulosa, pektin, serta lignin.

Karbohidrat menyediakan kebutuhan dasar yang diperlukan tubuh. Tubuh menggunakan karbohidrat seperti layaknya mesin mobil menggunakan bensin. Glukosa, karbohidrat yang paling sederhana mengalir dalam aliran darah sehingga tersedia bagi seluruh sel tubuh. Sel-sel tubuh tersebut menyerap glukosa. Gula ini kemudian oleh sel dioksidasi (dibakar) dengan bantuan oksigen yang kita hirup menjadi energi dan gas CO2 dalam bentuk respirasi / pernafasan. Energi yang dihasilkan dan tidak digunakan akan disimpan dibawah jaringan kulit dalam bentuk lemak.

Reaksi pembakaran gula dalam tubuh :

C6H12O6 (gula) + 6O2 (udara yang dihirup) —- >
Energi + 6CO2 (udara yang dikeluarkan) + 6H2O (keringat atau air seni).

Segitu aja dulu… mudah2an cukup membantu…

Selamat belajar……

Sumber :

1. Proses pembuatan serat poliester : http://www.swicofil.com/pes.html
2. Cat minyak : http://www.kathleenwaterloo.com/encaustic.html
3. Lipstik : http://www.ouithreequeens.com/welcome.html
4. Molekul Glukosa : http://library.advanced.org/11226/main/s03.htm
5. Monomer Lignin : http://ocean.fsu.edu/faculty/dittmar/dittmarmethods.html

Masih Mau Minum Coca Cola

Berikut adalah kandungan bahan-bahan kimia dalam coca-cola

1. Air terkarbonasi

2. Zat pewarna (Karamel dan atau sulfit amonia karamel)

3. kafein

4. Asam fosfat

5. Kalium benzoat

6. Kalium sitrat

7. Natrium benzoat

8. Natrium sitrat

9. Natrium siklamat

10. Perasa

Khasiat coca-cola

1. Membersihkan kabut dari kaca mobil : tuangkan Coca-Cola pada kaca mobil lalu keringkan dengan kain yang bersih dan kering

2. Melarutkan kalsium : masukkan tulang dan rendam dalam wadah tertutup, biarkan beberapa hari (2-10 hari), maka tulang akan melarut (hilang)

3. Untuk menghilangkan titik-titik karat dari bumper /chrome mobil: celupkan alumunium foil dalam Coca-Cola, rendam beberapa waktu lalu gosokkan bumper

4. Untuk membersihkan korosi dari terminal aki mobil : Tuangkan sekaleng Coca-Cola di atas terminal aki untuk membersihkan korosi.

5. Menghilangkan minyak dan lemak dalam pakaian : rendam sekaleng Coca-Cola ke dalam tumpukan cucian yang bernoda lemak, tambahkan detergen lalu cuci seperti biasa

6. Untuk membersihkan karburator mobil : Campur sekaleng Coca-Cola ke dalam karburator. Panaskan mesin 15-30 menit. Dinginkan mesin, setelah itu buang air karburator. Anda akan melihat karat yang rontok bersama air tersebut.

7. Melonggarkan baut berkarat : ambil kain yang telah direndam dalam Coca-Cola kemudian gosokkan.

8. Pembasmi serangga perusak : Di daerah Andhra Pradesh dan Chattisgarh, India, para peladang menggunakan coca-cola untuk membunuh serangga yang menyerang lading kapas dan cabai

9. Untuk membersihkan toilet : Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke Dalam toilet. Tunggu sejam, kemudian siram sampai bersih. Asam sitric dalam Coca-Cola menghilangkan noda-noda dari keramik

PH rata-rata dari soft drink, Coca-Cola & Pepsi adalah 3.4. Tingkat keasaman ini cukup kuat untuk melarutkan gigi dan tulang. Tubuh kita berhenti menumbuhkan tulang pada usia sekitar 30th. Setelah itu tulang akan larut setiap tahun melalui urine tergantung dari tingkat keasaman makanan yang masuk. Semua Calcium yg larut berkumpul di dalam arteri, urat nadi, kulit, urat daging dan organ, yang mempengaruhi fungsi ginjal dalam membantu pembentukan batu ginjal.

Soft drinks tidak punya nilai gizi (dalam hal vitamin dan mineral). Kandungan gula lebih tinggi, lebih asam, dan banyak zat aditif seperti pengawet dan pewarna.

Tubuh kita mempunyai suhu optimum 370C supaya enzim pencernaan berfungsi. Sementara orang suka meminum soft drink dingin setelah makan. Suhu dari soft drink dingin, jauh di bawah 370C, terkadang mendekati 0. Hal ini mengurangi keefektivan dari enzim dan memberi tekanan pada sistem pencernaan kita, sehingga tubuh mencerna lebih sedikit makanan.

Bahan makanan yang tidak dicerna mengalami fermentasi. Makanan yang difermentasi menghasilkan bau, gas, sisa busuk dan racun, yang diserap oleh usus, diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh. Penyebaran racun ini mengakibatkan pembentukan macam-macam penyakit.

Bayangkan apa yang soft drink lakukan pada usus dan lapisan perut kita yang halus?

Prediksi UN 2009

PREDIKSI SOAL UN Tahun 2009 untuk SMP dan SMA IPA/IPS dapat didownload secara gratis di sini. Penulis berharap soal-soal tersebut dapat bermanfaat bagi para siswa SMP dan SMA dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional mendatang. Soal-soal ini hanya dipergunakan sebagai bentuk latihan atau try out, bukanlah merupakan bocoran soal. Pesan penulis agar para siswa tetap belajar dengan giat dalam menghadapi Ujian Nasional mendatang.

Sebagian file dalam bentuk PDF. Pastikan bahwa komputer Anda sudah terinstalasi program PDF. Adapun kumpulan materi prediksi soal UN SMP dan SMA untuk tahun pelajaran 2008/2009 dapat di-download di bawah ini.

Download Prediksi Soal UN SMP

Kunci Jawaban Prediksi Soal UN SMP

Download Prediksi Soal UN dan Kunci Jawaban SMA IPA

Download Prediksi Soal UN dan Kunci Jawaban SMA IPS

Tambahan:

Download Latihan Soal Matematika dan Jawaban Ujian Nasional (UN) untuk SMK

Download Latihan Soal dan Jawaban SMA Kelompok Bahasa

Untuk memenuhi permintaan pengunjung, soal-soal latihan UAN SD dapat didownload berikut ini.

Reaksi-reaksi untuk Analisa Protein

Analisis protein dapat dilakukan dengan dua metode, yaitu ; Secara kualitatif terdiri atas ; reaksi Xantoprotein, reaksi Hopkins-Cole, reaksi Millon, reaksi Nitroprusida, dan reaksi Sakaguchi. Secara kuantitatif terdiri dari ; metode Kjeldahl, metode titrasi formol, metode Lowry, metode spektrofotometri visible (Biuret), dan metode spektrofotometri UV.
Analisa Kualitatif
1. Reaksi Xantoprotein
Larutan asam nitrat pekat ditambahkan dengan hati-hati ke dalam larutan protein. Setelah dicampur terjadi endapan putih yang dapat berubah menjadi kuning apabila dipanaskan. Reaksi yang terjadi ialah nitrasi pada inti benzena yang terdapat pada molekul protein. Reaksi ini positif untuk protein yang mengandung tirosin, fenilalanin dan triptofan.
2. Reaksi Hopkins-Cole
Larutan protein yang mengandung triptofan dapat direaksikan dengan pereaksi Hopkins-Cole yang mengandung asam glioksilat. Pereaksi ini dibuat dari asam oksalat dengan serbuk magnesium dalam air. Setelah dicampur dengan pereaksi Hopkins-Cole, asam sulfat dituangkan perlahan-lahan sehingga membentuk lapisan di bawah larutan protein. Beberapa saat kemudian akan terjadi cincin ungu pada batas antara kedua lapisan tersebut.
3. Reaksi Millon
Pereaksi Millon adalah larutan merkuro dan merkuri nitrat dalam asam nitrat. Apabila pereaksi ini ditambahkan pada larutan protein, akan menghasilkan endapan putih yang dapat berubah menjadi merah oleh pemanasan. Pada dasarnya reaksi ini positif untuk fenol-fenol, karena terbentuknya senyawa merkuri dengan gugus hidroksifenil yang berwarna.
4. Reaksi Natriumnitroprusida
Natriumnitroprusida dalam larutan amoniak akan menghasilkan warna merah dengan protein yang mempunyai gugus –SH bebas. Jadi protein yang mengandung sistein dapat memberikan hasil positif.
5. Reaksi Sakaguchi
Pereaksi yang digunakan ialah naftol dan natriumhipobromit. Pada dasarnya reaksi ini memberikan hasil positif apabila ada gugus guanidin. Jadi arginin atau protein yang mengandung arginin dapat menghasilkan warna merah.
6. Metode Biuret
Larutan protein dibuat alkalis dengan NaOH kemudian ditambahkan larutan CuSO4 encer. Uji ini untuk menunjukkan adanya senyawasenyawa yang mengandung gugus amida asam yang berada bersama gugus amida yang lain. Uji ini memberikan reaksi positif yaitu ditandai dengan timbulnya warna merah violet atau biru violet.

Analisa Kuantitatif
Analisis protein dapat digolongkan menjadi dua metode, yaitu: Metode konvensional, yaitu metode Kjeldahl (terdiri dari destruksi, destilasi, titrasi), titrasi formol. Digunakan untuk protein tidak terlarut.
Metode modern, yaitu metode Lowry, metode spektrofotometri visible, metode spektrofotometri UV. Digunakan untuk protein terlarut.
1. Metode Kjeldahl
Metode ini merupakan metode yang sederhana untuk penetapan nitrogen total pada asam amino, protein, dan senyawa yang mengandung nitrogen. Sampel didestruksi dengan asam sulfat dan dikatalisis dengan katalisator yang sesuai sehingga akan menghasilkan amonium sulfat. Setelah pembebasan alkali dengan kuat, amonia yang terbentuk disuling uap secara kuantitatif ke dalam larutan penyerap dan ditetapkan secara titrasi.
Penetapan Kadar
Prosedur :
1. Timbang 1 g bahan yang telah dihaluskan, masukkan dalam labu Kjeldahl (kalau kandungan protein tinggi, misal kedelai gunakan bahan kurang dari 1 g).
2. Kemudian ditambahkan 7,5 g kalium sulfat dan 0,35 g raksa (II) oksida dan 15 ml asam sulfat pekat.
3. Panaskan semua bahan dalam labu Kjeldahl dalam lemari asam sampai berhenti berasap dan teruskan pemanasan sampai mendidih dan cairan sudah menjadi jernih. Tambahkan pemanasan kurang lebih 30 menit, matikan pemanasan dan biarkan sampai dingin.
4. Selanjutnya tambahkan 100 ml aquadest dalam labu Kjeldahl yang didinginkan dalam air es dan beberapa lempeng Zn, tambahkan 15 ml larutan kalium sulfat 4% (dalam air) dan akhirnya tambahkan perlahan-lahan larutan natrium hidroksida 50% sebanyak 50 ml yang telah didinginkan dalam lemari es.
5. Pasanglah labu Kjeldahl dengan segera pada alat destilasi. Panaskan labu Kjeldahl perlahan-lahan sampai dua lapis cairan tercampur, kemudian panaskan dengan cepat sampai mendidih.
6. Destilasi ditampung dalam Erlenmeyer yang telah diisi dengan larutan baku asam klorida 0,1N sebanyak 50 ml dan indicator merah metil 0,1% b/v (dalam etanol 95%) sebanyak 5 tetes, ujung pipa kaca destilator dipastikan masuk ke dalam larutan asam klorida 0,1N.
7. Proses destilasi selesai jika destilat yang ditampung lebih kurang 75 ml. Sisa larutan asam klorida 0,1N yang tidak bereaksi dengan destilat dititrasi dengan larutan baku natrium hidroksida 0,1N. Titik akhir titrasi tercapai jika terjadi perubahan warna larutan dari merah menjadi kuning. Lakukan titrasi blanko.
Kadar Protein
Kadar protein dihitung dengan persamaan berikut :

Keterangan :
Fk : faktor koreksi
Fk N : 16
2. Metode Titrasi Formol
Larutan protein dinetralkan dengan basa (NaOH) lalu ditambahkan formalin akan membentuk dimethilol. Dengan terbentuknya dimethilol ini berarti gugus aminonya sudah terikat dan tidak akan mempengaruhi reaksi antara asam dengan basa NaOH sehingga akhir titrasi dapat diakhiri dengan tepat. Indikator yang digunakan adalah p.p., akhir titrasi bila tepat terjadi perubahan warna menjadi merah muda yang tidak hilang dalam 30 detik.
3. Metode Lowry
Prosedur :
Pembuatan reagen Lowry A : Merupakan larutan asam fosfotungstat-asam fosfomolibdat dengan perbandingan (1 : 1)
Pembuatan reagen Lowry B :
Campurkan 2% natrium karbonat dalam 100 ml natrium hidroksida 0,1N. Tambahkan ke dalam larutan tersebut 1 ml tembaga (II) sulfat 1% dan 1 ml kalium natrium tartrat 2%.

Penetapan Kadar
a. Pembuatan kurva baku
Siapkan larutan bovin serum albumin dengan konsentrasi 300 µg/ml (Li). Buat seri konsentrasi dalam tabung reaksi, misal dengan komposisi berikut :

Tambahkan ke dalam masing-masing tabung 8 ml reagen Lowry B dan biarkan selama 10 menit, kemudian tambahkan 1 ml reagen Lowry A. Kocok dan biarkan selama 20 menit. Baca absorbansinya pada panjang gelombang 600 nm tehadap blanko. (Sebagai blanko adalah tabung reaksi no.1 pada tabel di atas)
b. Penyiapan Sampel
Ambil sejumlah tertentu sampel protein yang terlarut misal albumin, endapkan dahulu dengan penambahan amonium sulfat kristal (jumlahnya tergantung dari jenis proteinnya, kalau perlu sampai mendekati kejenuhan amonium sulfat dalam larutan). Pisahkan protein yang mengendap dengan sentrifus 11.000 rpm selama 10 menit, pisahkan supernatannya. Presipitat yang merupakan proteinnya kemudian dilarutkan kembali dengan dapar asam asetat pH 5 misal sampai 10,0 ml. Ambil volume tertentu dan lakukan penetapan selanjutnya seperti pada kurva baku mulai dari penambahan 8 ml reagen Lowry A sampai seterusnya.
4. Metode Spektrofotometri Visible (Biuret)
Prosedur :
Pembuatan reagen Biuret :
Larutkan 150 mg tembaga (II) sulfat (CuSO4. 5H2O) dan kalium natrium tartrat (KNaC4H4O6. 4H2O) dalam 50 ml aquades dalam labu takar 100 ml. Kemudian tambahkan 30 ml natrium hidroksida 10% sambil dikocok-kocok, selanjutnya tambahkan aquades sampai garis tanda.
Pembuatan larutan induk bovin serum albumin (BSA):
Ditimbang 500 mg bovin serum albumin dilarutkan dalam aquades sampai 10,0 ml sehingga kadar larutan induk 5,0% (Li). Penetapan kadar (Metode Biuret) :
Pembuatan kurva baku :
Dalam kuvet dimasukkan larutan induk, reagen Biuret dan aquades misal dengan komposisi sebagai berikut:

Setelah tepat 10 menit serapan dibaca pada ë 550 nm terhadap blanko yang terdiri dari 800 µL reagen Biuret dan 200 µL aquades.
Cara mempersiapkan sampel :
Ambil sejumlah tertentu sampel protein yang terlarut misal albumin, endapkan dahulu dengan penambahan amonium sulfat kristal (jumlahnya tergantung dari jenis proteinnya, kalau perlu sampai mendekati kejenuhan amonium sulfat dalam larutan). Pisahkan protein yang mengendap dengan sentrifus 11.000 rpm selama 10 menit, pisahkan supernatannya. Presipitat yang merupakan proteinnya kemudian dilarutkan kembali dengan dapar asam asetat pH 5 misal sampai 10,0 ml. Ambil sejumlah µL larutan tersebut secara kuantitatif kemudian tambahkan reagen Biuret dan jika perlu tambah dengan dapar asetat pH 5 untuk pengukuran kuantitatif.
Setelah 10 menit dari penambahan reagen Biuret, baca absorbansinya pada panjang gelombang 550 nm terhadap blanko yang berisi reagen Biuret dan dapar asetat pH 5. Perhatikan adanya faktor pengenceran dan absorban sampel sedapat mungkin harus masuk dalam kisaran absorban kurva baku.
5. Metode Spektrofotometri UV
Asam amino penyusun protein diantaranya adalah triptofan, tirosin dan fenilalanin yang mempunyai gugus aromatik. Triptofan mempunyai absorbsi maksimum pada 280 nm, sedang untuk tirosin mempunyai absorbsi maksimum pada 278 nm. Fenilalanin menyerap sinar kurang kuat dan pada panjang gelombang lebih pendek. Absorpsi sinar pada 280 nm dapat digunakan untuk estimasi konsentrasi protein dalam larutan. Supaya hasilnya lebih teliti perlu dikoreksi kemungkinan adanya asam nukleat dengan pengukuran absorpsi pada 260 nm. Pengukuran pada 260 nm untuk melihat kemungkinan kontaminasi oleh asam nukleat. Rasio absorpsi 280/260 menentukan faktor koreksi yang ada dalam suatu tabel.

Kadar protein mg/ml = A280 x faktor koreksi x pengenceran
DAFTAR PUSTAKA
Anonim. 2008. Protein. (http://www.wikipedia.com) diakses tanggal 12 Oktober 2008.
Sudarmaji, S, dkk. 1989. Analisa Bahan Makanan dan Pertanian. Penerbit Liberty: Yogyakarta.
Page, D.S. 1997. Prinsip-prinsip Biokimia. Erlangga: Jakarta.
Santoso, H. 2008. Protein dan Enzim. (http://www.heruswn.teachnology. com) diakses tanggal 12 Oktober 2008.
Sloane, E. 2004. Anatomi dan Fisiologi untuk Pemula. Penerbit Buku Kedokteran EGC: Jakarta.
Anonim. 2007. Manfaat Protein dalam Kehidupan Sehari-hari. (http://www.blogger.com) diakses tanggal 12 Oktober 2008
Sudjadi, A. dan Rohman. 2004. Analisis Obat dan Makanan cetakan I. Yogyakarta: Yayasan Farmasi Indonesia.
Apriyantono, A. dkk. 1989. Analisis Pangan. Bogor: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi IPB.
Poedjiadi, A. 1994. Dasar-Dasar Biokimia. Jakarta: Penerbit UI-Press.
Kamal, M. 1991. Nutrisi Ternak Dasar. Laboratorium Makanan Ternak, Yogyakarta: UGM-Press

KISI-KISI TERBARU UN 2009

Jadwal Ujian Nasional
Dirilis 15  Desember 2008 | BSNP

Berdasarkan kesepakatan bersama (BSNP, Depdiknas, dan Depag) diputuskan jadwal Ujian Nasional sebagai berikut :

- SMA/MA   (20 — 24 April 2009)
- SMP/Mts  (27 – 30 April 2009)
- SD/MI     (11 — 13 Mei 2009)
- SMK/SMALB  (20 — 22 April 2009)

    Untuk kisi – kisi Ujian Nasional dapat dilihat dalam:
    Peraturan Mendiknas Nomor 77 Tahun 2008
    Tentang Ujian Nasional Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) Tahun Pelajaran 2008/2009.
    Peraturan Mendiknas Nomor 78 Tahun 2008
    Tentang Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah/Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMP/MTS/SMPLB), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Pelajaran 2008/2009.
    Peraturan Mendiknas Nomor 82 Tahun 2008
    Tentang Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) Untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar Luar Biasa (SD/MI/SDLB) Tahun Pelajaran 2008/2009

Sumber: Situs Resmi Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas)
www.depdiknas.go.id

STRUKTUR ATOM dan SISTEM PERIODIK

STRUKTUR ATOM DAN SIFAT PERIODIK UNSUR

I. STRUKTUR ATOM

  1. Partikel Penyusun Atom

Inti atom (nukleon) proton

Atom netron

Kulit atom elektron

Partikel atom tersebut bisa dibedakan menjadi :

Partikel

Penemu

Lambang

Muatan

Massa(sma)

Proton

Netron

Elektron

Goldstein

Chadwick

Thompson

: p

; n

; e

+ 1

O

-1

1

1

0

B. Nomor atom dan nomor massa

Lambang nuklida ditulis dengan :

A

X

Z

A = no massa, sehingga untuk mencari jumlah

= jml p + jml n neutron :

Z = no atom n = A - Z

= jml p = jml e = No massa no atom

Contoh :

18

1. O ~ Atom O dengan no atom = 8 berarti jumlah p = 8, e = 8

8

no massa = 18

Jumlah n dalam atom O tersebut = 18 – 8 = 10

23

2. Na ~ Atom Na dengan jumlah p = 11, e = 11, n = 23 - 11 = 12

| |

Ada beberapa istilah yang perlu kita ketahui, yaitu :

1. Isotop = Atomx dengan jumlah proton sama, tapi jumlah neutron beda

= Atomx dengan no atom sama, tapi no massa beda

Contoh :

1 2 3

H dengan H dengan H - isotop H dengan no atom sama (p sama) = 1

1 1 1

- isotop H dengan no massa beda, dengan

jumlah netron beda yaitu 0, 1, 2.

12 13

C dengan C isotop C dengan jumlah p = 6, jumlah netron masingx 6, 7

6 6

- 1 -

2. IsobAR = Atomx dengan no atom beda, tapi no massa sama (Ar sama)

Contoh :

14 14

C dengan N

6 7

24 24

Na dengan Mg

11 12

3. IsotoN = Atomx dengan no atom berbeda, tapi jumlah neutron sama

Contoh :

13 14

C dengan N atomx dengan jumlah neutron sama = 7

6 7

23 24

Na dengan Mg jumlah neutron = 12

11 12

B. Konfigurasi Elektron

Konfigurasi elektron adalah susunan elektron dalam masingx kulit elektron atau sub kulit.

Aturan dalam pengisian konfigurasi elektron ini diurutkan dari sub kulit dengan energi rendah sampai sub kulit dengan energi yang tinggi (atau dengan prinsip Aufbau).

Untuk pengisian elektron kedalam sub kulit bisa kita lihat dari :

Kulit Sub kulit

1 s

2 s p

3 s p d

4 s p d f

5 s p d f

6 s d d

7 s p

dari diagram diatas dapat kita lihat urutan pengisian sub kulit, mulai dari sub kulit yang energinya paling rendah.

1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d 4p 5s 4d 5p 6s 4f 5d 6p 7s 5f 6d 7p

Aturan pengisian elektron pada tiap sub kulit adalah sebagai berikut :

Pada sub kulit s, elektron maksimum = 2

p = 6

d = 10

f = 14

- 2 -

Contoh :

Tuliskan konfigurasi elektron dari :

1. 1H : 1s1

2. 2He : 1s2

3. 4Be : 1s2 2s2

4. 5B : 1s2 2s2 2p1

5. Na : 1s2 2s2 2p6 3s1

6. 5B : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4

7. 19K : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1

8. 21Sc : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d1

D. Perkembangan Teori Atom

Teori atom mengalami perkembangan mulai dari teori atom Datton Tungga teori atom mekanika medern. Perkembangan tersebut adalah :

1. Jhon Datton

- Atom berupa bola pejal yang amat kecil tidak dapat dibagi

- Atom adalah bagian terkecil dari suatu unsur

- Unsur tersusun dari atomx yang sama

- Dalam reaksi kimia, atomx tidak mengalami perubahan, yang berubah adalah susunannya.

Kelebihan teori ini : dapat dengan mudah menjelaskan hukum kekekalan massa (lavoisier) dan hukum perbandingan tetap (proust).

Kelemahan : – Sekarang atom dapat dibagi (dipecah) dalam kimia nuklir

- Belum dapat menjelaskan adanya bagian penyusun atom

2. Thompson :

- Atom terdiri dari sebuah bola yang bermuatan positif dan pada bagian tertentu dari bola ini terdapat elektron yang bermuatan negatif (model roti kismis)

3. Rutherford :

- Atom terdiri dari muatan positif yang terpusat pada inti atom

- Massa atom terpusat pada inti yang dikelilingi elektron yang bermuatan negatif.

Kelemahan : Bertentangan dengan teori Maxwell yaitu mengapa elektron tetap pada lintasannya.

Menurut maxwell : elektron yang bergerak menimbulkan medan magnit, artinya elektronx ini memancarkan energi, maka pada suatu saat akan kehabisan energi dan jatuh ke inti.

- 3 -

4. Bohr

- Elektronx dalam mengelilingi inti berada pada tingkat x energi (kulit) tertentu tanpa menyerap/memancarkan energi.

- - Elektron dapat berpindah dari kulit yang lebih dalam ke kulit yang lebih luar jika menyerap energi dan jika dari kulit yang lebih luar ke kulit lebih dalam dengan memancarkan energi.

5. Model Atom Mekanik Modern

- Kedudukan elektron tidak dapat ditentukan dengan pasti (selalu bergerak mengelilingi inti)

- Elektron dalam atom berada dalam orbital

LATIHAN SOAL-SOAL STRUKTUR ATOM (ESSAY)

1. Tentukan berapa jumlah proton, netron dan elektron dari :

100 164 79 159

a. RH b. Nd c. Br d. Tb

45 60 35 65

  1. Lengkapi tabel berikut :

45

Sc

21

33

S

16

13

C

6

……….

………..

……….

Z

A

Jumlah p

Jumlah n

Jumlah e

14

15

18

19

188

79

  1. Tuliskan konfigurasi elektron dari :

a. F (no atom = 9)

b. Ga (no atom = 31)

a. I (no atom = 53)

a. Cr (no atom = 24)

a. Rn (no atom = 86)

4. Jika nukleon salah satu isotop uranium terdiri dari 92 proton dan 143 neutron, berikanlah notasi isotop unsur tersebut.

- 4 -

SOAL-SOAL STRUKTUR ATOM (OBJEKTIF)

1. Partikel atom yang tidak bermuatan adalah ………

a. Proton b. Neutron c. Elektron d. Inti atom d. Proton dan elektron

12 14

2. Unsur C dan C berbeda dalam jumlah ………

6 6

a. Elektron b. Proton c. Neutron d. Nomor atom d. Kulit elektron

39

3. K, maka konfigurasi elektron per kulit adalah ………

19

a. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1

b. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d1

c. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 4s2

d. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 4d1 5s2

e. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4so 3d1

4. Model atom roti kismis dikemukakan oleh ……..

a. Dalton b. Thompson c. Rutherford d. Maxwell e. Neils Bohr

5. Neils Bohr menemukan adanya :

a. Elektron dalam atom d. Inti atom

b. Neutron dalam atom e. Tingkat energi elektron

c. Proton dalam atom

II. Sistim Periodik Unsur

  1. Sejarah perkembangan sistem periodik

1. Penggolongan berdasar sifat kelogaman

Unsur dialam digolongkan menjadi unsur logam dan non logam

2. Menurut Debereiner

Debereiner menemukan adanya keteraturan hubungan berat atom antara 3 buah unsur yang mempunyai sifat kimia yang mirip

Bila ketiga unsur tersebut diurutkan menurut naiknya atom maka berat atom unsur ditengah sama dengan rata-rata dari unsur ke 1 dan 3 (hk. Triade)

3. Menurut John Newlands

Newland menyusun daftar unsur menurut kenaikan berat atom. Ada perulangan sifat setiap 8 unsur (Hk. Oktaf)

- 5 -

Dari daftar tersebut dapat dilihat yang termasuk dalam 1 golongan adalah :

Li, Na, K Be, Mg, Ca B, Al C,Si dst

4. Menurut Mendeleyer dan Lothar Meyer

Unsur disusun berdasar kenaikan berat atom dan persamaan sifat. Sifat periodik unsur adalah merupakan fungsi periodik dari berat atomnya.

5. Sistem Periodik Modern/Panjang

Disusun menurut kenaikan nomor atom dan kemiripan sifat

Dalam sistem periodik modern ini berbentuk tabel yang terdiri dari 2 lajur :

- Lajur vertikal (tegak) disebut golongan yang disusun atas kemiripan sifat

- Lajur horizontal (datar) disebut periode yang disusun atas kenaikan nomor atomnya.

Yang kita gunakan sampai sekarang ini adalah sistem periodik modern.

Dalam sistem periodik modern golongan dibagi menjadi 2 yaitu golongan utama (A) dan transisi (B) yang terletak diantara golongan IIA dengan IIIA.

Penamaan khusus untuk beberapa golongan adalah :

Golongan IA disebut golongan Alkali

IIA Alkali tanah

VIIA Halogen

VIIIA Gas mulia

· Catatan : semua siswa harus punya daftar/tabel periodik unsur

  1. Konfigurasi elektron dan sistem periodik.

Berdasarkan konfigurasi elektronnya, maka kedudukan unsur dalam sistem periodik dapat diketahui baik golongan maupun pereodenya.

- Golongan : ditentukan dari jumlah elektron di kulit terluar (elektron valensi)

- Pereode : ditentukan oleh nomor kulit terluar.

- 6 -

Secara skematis cara penentuan golongan dan pereode.

Pereode = - no kulit terluar/terbesar

(horizontal) - harga : 1 – 7

Sistem blok s : sx gol = x

Periodik Utama

Golongan = - elektron (A) blok p:sxpy gol = x+y

(vertikal) valensi blok d : s

Transisi jika : x+y = 8,9,10 VIIIB

(B) x+y = 11 IB

x+y = 12 IIB

blok f : 4f : lantanida

IIIB

5f : aktinida

Contoh :

19K : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 : Gol : IA, pereoda : A

33As : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p3 : Gol : VA, pereoda : A

25Mn : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d5 : Gol : VIIB, pereoda : A

30Zn : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 : Gol : IIB, pereoda : A

  1. Sifatx periodik unsur

Ada 4 sifatx unsur yang berurutan secara periodik yaitu :

1. Jari atom (r) : jarak dari inti atom sampai ke kulit yang terluar

- dalam 1 golongan (dari atas ke bawah) jarix makin besar

- dalam 1 pereode (dari kiri ke kanan) jarix makin kecil

2. Energi ionisasi : energi yang diperlukan oleh atom/ion untuk melepaskan 1 elektron terluar.

- dalam 1 golongan : energi ionisasi makin kecil

- dalam 1 pereode : energi ionisasi makin besar

3. Afinitas elektron : energi yang dibebaskan oleh atom untuk menerima sebuah elektron.

- dalam 1 golongan : afinitas elektron makin kecil

- dalam 1 pereode : afinitas elektron makin besar

4. Keelektronegatifan : kemampuan suatu unsur menarik atom/unsur lain sehingga menjadi bermuatan negatif.

- dalam 1 golongan : keelektronegatifan makin kecil

- dalam 1 pereode : keelektronegatifan makin besar

secara skematis, sifatx periodik unsur dalam 1 golongan dan pereode.

1 pereode makin ke kanan

- 7 -

1 golongan - Jarix atom : makin kecil

makin ke - Energi ionisasi : makin besar

atas - Afinitas elektron : makin besar

- Elektronegativitas : makin besar

Soalx sistem periodik unsur

1. Letak golongan unsur dalam sistem periodik ditentukan oleh ……….

a. Jumlah elektron valensi d. Massa atom unsur

b. Susunan elektron valensi e. Volume atom

c. Jumlah kulit elektron

2. Dalam sistem periodik panjang, unsur transisi terletak antara golongan ……..

a. IIA dan IIB d. IA dan IIA

b. IIIB dan IIB e. IIB dan IIIB

c. IIA dan IIIA

3. Unsur yang tidak termasuk gas mulia ialah ………

a. He b.Ne c. Se d. Kr e. Rn

4. Sistem periodik unsur disusun berdasarkan ………

a. Sifat fisik unsur d. Massa atom relatif unsurx

b. Sifat kimia unsur e. Volume atom

c. Susunan elektron dari unsurx

5. Unsur dengan susunan elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p3 dalam sistem periodik terletak pada ………..

a. Pereode 3 golongan IIIA d. Pereode 5, golongan IIIA

b. Pereode 3 golongan IIA e. Pereode 5, golongan VA

c. Pereode 3 golongan VA

SOALx ESSAY :

1. Tentukan golongan dan pereode dari unsurx berikut :

( tentukan dulu konfigurasi elektronnya )

a. 11Na f. 87Fr

b. 20Ca g. 6C

c. 18Ar h. 13Al

d. 35Br i. 17Cl

e. 27Co j. zHe

2. Tentukan nomor atom dari unsurx berikut yang terletak pada :

a. Periode 1 golongan IIIA d. Pereode 3, golongan VIA

b. Pereode 2 golongan IVA e. Pereode 3, golongan VIIIA

c. Pereode 2 golongan V

- 8 -

3. Bila diketahui lima buah unsur berikut :

13Al 15P 17Cl 19K dan 20Ca

Susunlah kelima unsur tersebut berdasarkan urutan pertambahan/kenaikan dari :

a. Jarix atomnya

b. Energi ionisasinya

c. Afinitas elektronnya

* * * * * * * * *